Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Tandang Ke Surabaya, Kakang Senduk Temui Cak Ning dan GenPI Jatim

Tandang Ke Surabaya, Kakang Senduk Temui Cak Ning dan GenPI Jatim

Sejumlah pengurus Paguyuban Kakang Senduk Ponorogo berfoto bersama pengurus Cak Ning Surabaya.

Surabaya – Sejumlah anggota dan pengurus Paguyuban Duta Wisata Kakang Senduk Ponorogo bertandang ke Surabaya pada Kamis hingga Jum’at (22-23/11) pekan kemarin. Kunjungan mereka ke ibukota Provinsi Jawa Timur ini untuk mengadakan pertemuan dengan duta wisata Cak Ning Surabaya dan juga pengurus Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Jawa Timur.

Pertemuan silaturahim bersama Cak Ning Surabaya berlangsung santai pada Kamis malam bertempat di salah satu kafe di seputaran kampus Untag Surabaya. Di kafe yang juga milik salah seorang Cak Surabaya tersebut, Paguyuban Kakang Senduk disambut langsung oleh Ketua Cak Ning Surabaya, Briansyah Dewandri, beserta sejumlah anggota Cak Ning lainnya.

Berbagai topik perbincangan mengalir dan menjadi bahan tukar pikiran diantara kedua organisasi duta wisata tersebut. Mulai dari strategi organisasi, kemandirian, pendanaan, serta relasi duta wisata dengan komunitas/organisasi pemuda lainnya menjadi hal-hal yang diulas Kakang Senduk dan Cak Ning.

“Kami (Kakang Senduk) salut dengan bagaimana Cak Ning menjalankan organisasinya selama ini, sehingga mampu menunjukkan kontribusi, kinerja, dan membangun citra yang baik di tengah masyarakat kota besar seperti Surabaya. Itulah kenapa kami ingin belajar banyak dari Cak Ning”, tutur Ketua Paguyuban Kakang Senduk, Najih Muhammadiy, di sela-sela obrolan bersama Cak Ning.

Dalam kunjungan singkat tersebut, Kakang Senduk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Cak Ning yang telah menerima Kakang Senduk dengan sangat baik. Mereka pun berharap hubungan baik antar kedua organisasi agar dapat terus terjalin dan menghasilkan karya-karya yang berguna bagi kalangan pemuda dan dunia pariwisata.


Temui GenPI Jatim Jajaki Pembentukan GenPI Ponorogo

Kegiatan Paguyuban Kakang Senduk di Surabaya berlanjut dengan pertemuan bersama GenPI Jatim yang berlangsung santai di Taman Bungkul, Jum’at pagi. Di taman kota yang pernah dinobatkan sebagai taman kota terbaik se-Asia Tenggara tersebut, Kakang Senduk dan GenPI Jatim membicarakan berbagai macam hal mengenai peran yang diberikan Kementerian Pariwisata kepada pemuda melalui Generasi Pesona Indonesia (GenPI) untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

Ketua GenPI Jatim, Sakinah (dua dari kanan), saat menerima sertifikat apresiasi atas partisipasi GenPI Jatim sebagai media partner Grebeg Suro 2017 dan 2018.

Ketua GenPI Jatim, Sakinah, menjelaskan bahwa saat ini fokus tugas GenPI sebagaimana diamanahkan Kemenpar ialah membuat destinasi wisata berupa event pasar pariwisata. Selain itu, GenPI juga diberi misi untuk memviralkan segala informasi menarik tentang pariwisata Indonesia di berbagai platform digital dan media sosial.

“Kami (GenPI Jatim) kagum saat meliput event Grebeg Suro 2018 kemarin. Kemeriahan dan antusiasme masyarakatnya luar biasa. Apalagi kita lihat juga di event itu melibatkan anak-anak muda untuk menjadi volunteer, itu bagus”, ucap perempuan yang juga masih menempuh pendidikan di program studi Pariwisata, Universitas Airlangga tersebut.

Kakang Senduk menjelaskan bahwa telah menerima sejumlah masukan agar Ponorogo dapat pula membentuk GenPI. Terlebih, tahun 2019 mendatang Ponorogo telah mencanangkan program prioritas di bidang pariwisata. Sehingga hadirnya GenPI, jika berhasil dibentuk, diharapkan dapat menghidupkan semangat kepariwisataan di tengah masyarakat, dan tentu agar dapat membantu memviralkan berbagai daya tarik wisata yang ada di Ponorogo.

Kakang Senduk pun telah melakukan sejumlah pembicaraan khususnya dengan sejumlah stakeholder kepariwisataan Ponorogo mengenai ide tersebut. Rencananya, pembentukan GenPI Ponorogo akan dilaksanakan dalam waktu dekat secara bertahap. Informasi mengenai GenPI Ponorogo pun akan diupayakan agar menyebar secara komprehensif. Kakang Senduk berharap nantinya GenPI Ponorogo dapat menjadi rumah dan wadah bersama bagi para pegiat pariwisata dari berbagai latar belakang. -KS

Share This: