10 Penyaji Terbaik Meriahkan Festival Karawitan PKK Ponorogo 2025

Published by disbudparpora on

Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal melalui penyelenggaraan Festival Karawitan PKK se-Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo (Selasa, 5 Agustus 2025).

Festival Karawitan bukan sekadar lomba seni tradisi, melainkan wujud nyata keterlibatan PKK sebagai pilar penting dalam pemajuan kebudayaan. Para ibu-ibu PKK dari berbagai kecamatan menunjukkan kemampuan dan kekompakannya dalam mempersembahkan suguhan karawitan terbaik, yang sarat akan nilai-nilai estetika dan filosofi Jawa.

Melalui proses penilaian independen oleh Dewan Juri yang terdiri dari para praktisi dan akademisi seni, yakni:
• Joko Harmawan, S.Sn. (Ketua merangkap Anggota)
• Utami Ciptaningrish, S.Sn., M.Sn. (Anggota)
• Ludyan Marshali Nova K., S.Sn. (Anggota)

ditetapkan nama-nama peserta terbaik sebagai berikut:

10 Penyaji Terbaik Festival Karawitan PKK 2025:
1. Kidung Laras Asmoro – Kec. Ngrayun
2. Sekar Wiromo – Kec. Balong
3. Ngesti Lestari Sri Kencana – Kec. Sambit
4. Puspita Laras – Kec. Kauman
5. Ngudi Laras – Kec. Siman
6. Trisno Laras – Kec. Babadan
7. Suwito Laras – Kec. Ngebel
8. Bangkit Iromo – Panjeng, Kec. Slahung
9. Tanjung Iromo – Kec. Badegan
10. Wahyu Laras Iromo – Kec. Mlarak

Penyaji Perorangan Terbaik:

Kategori Pembonang:
1. Siti Katmini – Kec. Ngrayun
2. Evi Nurdiana – Kec. Sambit
3. Bonasri – Kec. Bungkal

Kategori Gerong:
1. Kidung Laras Asmoro – Kec. Ngrayun
2. Puspita Laras – Kec. Kauman
3. Sekar Wiromo – Kec. Balong

Para pemenang mendapatkan trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan dari panitia.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo, Ny. Susilowati Sugiri Sancoko, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan kelompok PKK yang telah berkontribusi dalam pelestarian seni karawitan.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa seni karawitan masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat Ponorogo. Semoga festival ini terus menjadi ruang ekspresi dan regenerasi budaya,” ungkapnya.

Festival ini menjadi simbol bahwa gerakan PKK di Ponorogo tidak hanya fokus pada pemberdayaan keluarga, tetapi juga memiliki peran strategis dalam merawat warisan budaya. Semangat gotong royong dan cinta budaya yang ditunjukkan dalam festival ini diharapkan terus mengakar dan berkembang di tengah masyarakat.

10 Penyaji Terbaik Meriahkan Festival Karawitan PKK Ponorogo 2025 – Disbudparpora Ponorogo