Wayang Kulit Malam 1 Suro Warnai Puncak Grebeg Suro 2026 dengan Nilai Luhur Budaya Jawa

Published by disbudparpora on

Senin (15/6/2026) malam, suasana pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Ponorogo semakin khidmat dengan digelarnya Pagelaran Wayang Kulit Malam 1 Suro di Mixzone Creative Hub. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Grebeg Suro 2026 ini disambut antusias oleh masyarakat yang memadati lokasi untuk menikmati pertunjukan seni tradisi yang sarat akan pesan moral dan filosofi kehidupan.

Pagelaran wayang kulit menghadirkan dua dalang, Ki Haryo Prayitno dan Ki Mahesa Galih, yang membawakan lakon penuh nilai keteladanan dengan iringan gamelan dan pesinden. Pertunjukan berlangsung semalam suntuk, menghadirkan perpaduan seni pedalangan, musik tradisional, serta dialog yang mengandung ajaran tentang kebijaksanaan, kepemimpinan, dan kehidupan bermasyarakat.

Bagi masyarakat Jawa, malam 1 Suro merupakan momentum yang istimewa untuk melakukan refleksi diri dan memanjatkan doa agar diberikan keselamatan serta keberkahan dalam menjalani kehidupan. Kehadiran pagelaran wayang kulit pada malam tersebut menjadi simbol pelestarian budaya sekaligus media penyampaian nilai-nilai luhur yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal pertunjukan. Berbagai kalangan, mulai dari pecinta wayang, keluarga, hingga wisatawan yang tengah menikmati rangkaian Grebeg Suro, turut menyaksikan pertunjukan yang berlangsung dalam suasana tertib dan penuh kekhidmatan. Kehadiran mereka semakin menambah semarak perayaan Grebeg Suro yang setiap tahunnya menjadi agenda budaya unggulan Kabupaten Ponorogo.

Sebagai salah satu rangkaian penutup Grebeg Suro 2026, Pagelaran Wayang Kulit Malam 1 Suro melengkapi berbagai kegiatan budaya yang telah digelar sebelumnya. Melalui pertunjukan ini, Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus berupaya menjaga keberlangsungan seni tradisi sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda dan wisatawan sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara yang patut dilestarikan.

Wayang Kulit Malam 1 Suro Warnai Puncak Grebeg Suro 2026 dengan Nilai Luhur Budaya Jawa – Disbudparpora Ponorogo