Kirab Pusaka Grebeg Suro 2026, Menjaga Warisan Leluhur Melalui Lintasan Sejarah Ponorogo

Published by disbudparpora on

Senin (15/6/2026), ribuan masyarakat memadati sepanjang rute Kirab Pusaka Grebeg Suro 2026 untuk menyaksikan prosesi sakral yang menjadi bagian penting dalam peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Kirab diawali dari kawasan Kota Lama Setono menuju Paseban Alun-Alun Ponorogo, mengiringi pusaka-pusaka peninggalan Batoro Katong yang telah dibedhol pada malam sebelumnya.

Prosesi berlangsung khidmat dengan melibatkan sekitar 1.100 bregada dari Paguyuban Kawulo Keraton Surakarta (Pakasa) Gebang Tinatar Ponorogo, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, serta peserta Pawai Lintas Sejarah yang diikuti oleh 42 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Ponorogo. Keterlibatan pelajar menjadi bagian dari upaya mengenalkan sejarah dan budaya daerah kepada generasi muda melalui pengalaman langsung di lapangan.

Sepanjang perjalanan kirab, masyarakat tampak antusias menyaksikan iring-iringan pusaka yang dikawal pasukan bregada dengan balutan busana adat Jawa. Barisan peserta pawai lintas sejarah turut menghadirkan berbagai fragmen perjalanan berdirinya Kabupaten Ponorogo, sehingga kirab tidak hanya menjadi tradisi budaya, tetapi juga sarana edukasi yang menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah Bumi Reyog.

Setibanya di Paseban Alun-Alun Ponorogo, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Jamasan Pusaka, yaitu prosesi penyucian pusaka sebagai simbol penghormatan terhadap peninggalan leluhur sekaligus doa agar masyarakat Ponorogo senantiasa diberikan keselamatan, kesejahteraan, dan kemajuan. Tradisi ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Grebeg Suro dan terus dilestarikan dari generasi ke generasi.

Pelaksana Tugas Bupati Ponorogo Lisdyarita menyampaikan bahwa Kirab dan Jamasan Pusaka bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan wujud komitmen masyarakat dalam menguri-uri budaya warisan leluhur. Menurutnya, tradisi tersebut juga menjadi momentum untuk memanjatkan doa bersama agar Kabupaten Ponorogo senantiasa diberikan keberkahan serta mampu terus berkembang tanpa meninggalkan akar budayanya.

Sebagai salah satu agenda utama Grebeg Suro 2026, Kirab Pusaka menjadi simbol kuat keterhubungan antara sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Ponorogo. Melalui prosesi yang sarat makna ini, Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus berupaya menjaga warisan budaya sebagai identitas daerah sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas sebagai daya tarik wisata budaya yang unik dan autentik.

Kirab Pusaka Grebeg Suro 2026, Menjaga Warisan Leluhur Melalui Lintasan Sejarah Ponorogo – Disbudparpora Ponorogo