Istilah serpihan surga nampaknya tepat digunakan untuk menggambarkan kondisi Desa Klepu, Kecamatan Sooko Ponorogo. Desa yang terletak di kawasan Ponorogo Timur ini memiliki potensi alam yang luar biasa.
Hal ini terbukti dengan masuknya Desa Klepu pada urutan ke 2 kategori sangat tertinggal/tertinggal/berkembang dalam Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Melihat potensi Desa Klepu yang sedemikian besar, maka Bidang Promosi & Ekonomi Kreatif Disbudparpora Ponorogo melakukan kunjungan secara langsung pada Jum’at (25/10/2024.
Kunjungan ini sangat penting dilakukan untuk memudahkan koordinasi & komunikasi sehingga prestasi & potensi yang dimiliki oleh Desa Klepu dapat semakin ditingkatkan.
“Jadi kehadiran kami kesini adalah untuk melihat secara langsung berbagai potensi yang dimiliki oleh Desa Klepu,” ungkap Fifi Kabid Promosi & Ekraf.
Selain terkenal akan potensi alam yang masih asri, Desa Klepu juga memiliki masyarakat yang majemuk. Masyarakat dengan latar belakang agama yang berbeda ternyata dapat hidup rukun berdampingan & saling gotong royong untuk memajukan desa.
Sementara itu Kepala Desa Klepu Andreas Gimin mengaku bangga atas kunjungan dari Disbudparpora Ponorogo. Dirinya berujar bahwa potensi Desa Klepu sangat menarik karena menawarkan desa wisata yang berkonsep kehidupan pedesaan dengan segala kearifan lokal yang senantiasa lestari hingga kini dan nanti.
“Kami menawarkan konsep desa wisata yang memadukan adat istiadat, budaya, tradisi dan kehidupan khas pedesaan,. Ada sobo kandang, sobo alas, sobo kali, hingga nonggo,” ujarnya.
Andreas berharap dengan adanya kunjungan dari Bidang Promosi & Ekraf Disbudparpora Ponorogo ini mampu mengawal Desa Klepu agar semakin dikenal & berkembang pesat.
“Semoga kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” pungkasnya.