Berangkatkan Atlet Menuju Porprov Jatim IX 2025, Pemkab Ponorogo Siapkan 45 Juta Untuk Satu Medali Emas

Pemerintah Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam mendukung penuh pengembangan dunia olahraga daerah. Hal ini tampak saat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko secara resmi melepas kontingen Kabupaten Ponorogo yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) IX 2025.
Acara pelepasan dilangsungkan di Pendopo Kabupaten Ponorogo pada Rabu (11/6/2025) dan diikuti oleh 143 atlet serta 74 official yang akan mewakili Ponorogo dalam ajang olahraga dua tahunan tingkat provinsi tersebut.
Porprov Jatim IX akan berlangsung mulai 28 Juni hingga 5 Juli 2025 di wilayah Malang Raya. Dari 68 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, kontingen Ponorogo akan turun di 22 cabor, dengan target untuk meraih medali sebanyak mungkin.
Beberapa cabor unggulan yang menjadi tumpuan perolehan medali di antaranya adalah Jiu Jitsu, Pencak Silat, Panjat Tebing, Paralayang, dan Atletik.
“Semoga tahun ini hasilnya semakin baik, kami berharap para atlet Ponorogo ini bisa bertanding maksimal dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sehingga pulang membawa hasil maksimal dan membanggakan,” ucap Bupati Sugiri Sancoko.
Bupati Sugiri juga menegaskan bahwa Pemkab Ponorogo menaruh perhatian besar terhadap pengembangan sektor olahraga. Bukan hanya karena aspek prestasinya, tetapi juga sebagai sarana untuk membina generasi muda dalam hal kedisiplinan, kerja keras, dan semangat kompetisi sehat.
“Bagi kami olahraga merupakan sektor penting. Selain prestasi juga mendorong bakat minat anak muda di bidang olahraga,” ulas Bupati Sugiri Sancoko.
Sebagai bentuk apresiasi nyata, Bupati Sugiri juga menyampaikan bahwa atlet yang berhasil meraih medali emas akan mendapatkan bonus dari pemerintah daerah.
“Untuk satu medali emas kami beri bonus Rp45 juta,” tandasnya.
Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi benar-benar memberikan dukungan konkret yang mendorong para atlet untuk berprestasi.
Atlet Terbaik, Target Realistis dan Penuh Semangat
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Ponorogo, Sugiri Heru Sangoko, mengungkapkan bahwa kontingen yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ketat dari masing-masing cabor.
“Atlet-atlet ini akan berlaga di 22 cabor. Dan mereka semua pilihan terbaik di Ponorogo dengan seleksi yang ketat,” ujarnya.
Heru juga menyebutkan beberapa cabor andalan yang berpotensi menyumbang medali untuk Ponorogo, meskipun target secara keseluruhan tetap dipasang secara realistis.
“Seperti Jiu Jitsu, Pencak Silat, Panjat Tebing, dan Atletik. Namun begitu juga ada cabor kami targetkan untuk meraih medali,” sebutnya.
Sebagai catatan, pada Porprov Jatim VIII tahun 2023 lalu, Ponorogo berhasil meraih total 23 medali: 7 emas, 5 perak, dan 11 perunggu.
“Kita realistis saja, untuk masuk 10 besar sangat sulit. Targetnya ya lebih baik dari Porprov kemarin,” tukas Heru.
Pelepasan kontingen ini menjadi momen penting yang menunjukkan sinergi antara pemerintah, KONI, pelatih, dan para atlet. Dukungan yang diberikan Pemkab Ponorogo tidak hanya berbentuk materi, tapi juga kehadiran langsung serta penguatan moral.
Dengan semangat kolektif dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Ponorogo menatap Porprov Jatim IX 2025 dengan rasa optimisme. Para atlet diberangkatkan bukan sekadar untuk berpartisipasi, melainkan untuk membawa pulang prestasi yang membanggakan.
Komitmen Pemkab Ponorogo yang terus hadir mendukung atlet-atlet berbakat menunjukkan bahwa olahraga bukan hanya tentang medali, melainkan tentang membangun generasi yang tangguh, sehat, dan berprestasi.