Festival Karawitan Umum Ponorogo 2025 Sukses Digelar: Tiga Grup Terbaik Raih Hadiah Gamelan

Festival Karawitan Umum se-Kabupaten Ponorogo resmi berakhir pada Kamis (19/06/2025) di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo. Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan Grebeg Suro ini ditutup langsung oleh Bupati Ponorogo Kang Sugiri Sancoko.
Dalam suasana penuh semangat budaya, festival ini berhasil melahirkan para juara yang berhak membawa pulang anugerah prestisius, termasuk perangkat gamelan sebagai bentuk apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Ketua pelaksana festival, Drs. Sindu Parwoto, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa dari 17 grup karawitan yang mendaftar, 15 grup tampil di atas panggung, sementara dua lainnya menyatakan mengundurkan diri. Meski demikian, atmosfer kompetisi tetap hangat dan bergelora.

“Ponorogo ini kota budaya. Kami ingin mengusik dan mengulik segala potensi. Karawitan ini sudah diakui oleh ICH UNESCO. Tugas kami adalah menghidupi yang dampaknya bisa menjadi perputaran ekonomi kreatif yang indah mempesona,” ucap Bupati Sugiri dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa meski tahun ini pelaksanaan masih perlu banyak perbaikan, semangat dan dedikasi panitia yang digawangi oleh Sindu Parwoto ini patut diapresiasi. Sebagai bentuk komitmen dalam pelestarian budaya, Pemkab Ponorogo menyiapkan hadiah berupa perangkat gamelan lengkap untuk para juara.
“Tahun ini persiapannya mungkin belum sesempurna tahun yang akan datang. Tapi saya mengapresiasi para panitia yang luar biasa getol, ulet, dan tangguh. Maka hadiah untuk pemenang akan kami serahkan berupa satu set gamelan pelog-slendro pada bulan April 2026. Juara 2 akan mendapatkan perangkat gong berbahan kuningan, dan juara 3 juga mendapatkan perangkat serupa dengan kualitas di bawah juara 2,” terang Kang Giri.
Lebih lanjut, Bupati Sugiri juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung pelestarian seni karawitan, baik dari kalangan pemerintah desa, camat, hingga sektor swasta. Menurutnya, pendidikan menajamkan pikiran, sementara budaya menghaluskan perasaan dua kekuatan yang akan membentuk generasi Ponorogo yang unggul secara intelektual dan berakhlak luhur.
“Tahun ini kita tabuh bersama bahwa Festival Karawitan untuk umum, remaja, hingga ibu-ibu PKK harus terus berjalan. Tahun depan harus lebih gemuruh semangatnya. Dengan cara itu akan lahir generasi yang tidak hanya pintar secara SDM, tapi juga lembut akhlaknya. Itulah Ponorogo preenn!” tegasnya.

Daftar Juara Festival Karawitan Umum Ponorogo 2025:
Juara 1
Grup: Dwija Budaya Laras
Asal: SMPN 2 Balong
Nomor undian: 08
Juara 2
Grup: Panji Laras Irama
Asal: Desa Gelang Lor, Sukorejo
Nomor undian: 15
Juara 3
Grup: Manohoro MGMP Bahasa Jawa
Nomor undian: 14
Penghargaan Lainnya:
- 10 Penyaji Terbaik mendapatkan trofi dan piagam penghargaan.
- 3 Penyaji Terbaik (Juara 1, 2, 3) mendapat tambahan uang pembinaan.
- 3 Pengendang Muda Terbaik mendapat trofi, piagam, dan uang pembinaan.
- 3 Pesinden Muda Terbaik mendapat trofi, piagam, dan uang pembinaan.
Festival ini bukan hanya menjadi panggung ekspresi seni, tapi juga ajang membangun jaringan antarpelaku budaya dan komunitas seni karawitan di Ponorogo. Harapannya, melalui kompetisi seperti ini, tradisi karawitan akan terus hidup, berkembang, dan menjadi bagian dari denyut nadi kehidupan masyarakat Bumi Reog.