Proses transmisi dan regenerasi Reog Ponorogo kepada generasi muda terus diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo semata-mata untuk melestarikan dan nguri-uri warisan budaya leluhur.
Hal tersebut terbukti dalam penyelenggaraan Festival Nasional Reog Ponorogo XXIX dan Festival Reog Remaja XX pada Rangkaian Grebeg Suro Tahun 2024.
Pada penyelenggaraan Festival Nasional Reog Ponorogo XXIX Tahun 2024 diikuti oleh 37 Grup Kesenian Reog Ponorogo yang terdiri dari 20 grup peserta dari luar kota dan 17 grup dari Kabupaten Ponorogo. Jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu yang diikuti oleh 27 grup.
Sedangkan untuk Festival Reog Remaja XX diikuti sebanyak 22 grup Kesenian Reog Ponorogo. Jumlah tersebut juga meningkat dari tahun lalu yang diikuti oleh 18 grup Reog.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan bahwa Reog adalah warisan leluhur. Api semangat itu diwariskan kepada anak cucu kita dari generasi ke-generasi. Tak hanya merawat, dalam perkembangannya ia ingin Reog juga bisa mengihupi.
“Reog yang sebentar lagi akan ditetapkan sebagai ICH UNESCO mari kita jaga sampai kapanpun. Reog Ponorogo kita dorong terus bagaimana menumbuhkan ekonomi yang efek dominonya luar biasa,” ucap Kang Bupati.