Tradisi Grebeg Suro tahun ini bakal jadi gelaran istimewa tingkat nasional di Kabupaten Ponorogo, setelah masuknya Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) kemenparekraf RI.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo secara resmi merilis 27 event dalam rangka peringatan Grebeg Suro 2023 pada rapat besar di alua Badan Perencanaan Pembangunan Tahunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (BAPPEDA LITBANG), Selasa (27/06/2023).
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi mengatakan serangkaian grebeg suro akan di ramaikan dengan gelaran seni tradisi dan budaya.
“Grebeg Suro sebentar lagi, event tahunan ini akan kita kemas dari yang biasanya menjadi luar biasa, artinya value nya kita tambahkan”, tutur Judha.

Ia mengungkap venue acara bakal tersebar di sejumlah lokasi. Diantaranya di Aloon-Aloon Ponorogo, Jalan HOS Cokroaminoto dan Telaga Ngebel. Dengan anggaran yang telah disiapkan sejumlah 1,9 Milyar rupiah.
“Event ini dikemas untuk melestarikan budaya, mempromosikan pariwisata dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Judha.
Kang Bupati Sugiri Sancoko menegaskan bahwa nilai yang terkandung dalam makna Grebeg Suro 2023 akan lebih terkesan. Dengan menambahkan ilmu pengetahuan pada setiap pameran misalnya.
“Setiap pameran kami mencoba memberikan value lebih, Festival Reog Ponorogo akan lebih ramai dengan peserta dari luar pulau,” tegasnya.
Sebagai catatan informasi, Pemkab Ponorogo juga melakukan upaya transmisi budaya untuk melestarikan reog sebagai warisan budaya. Festival Reog Mini yang awalnya melombakan grup sesuai pelajar SD hingga SMP, sekarang menjadi Festival Reog Remaja.