Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus melakukan fasilitasi agar eksistensi dan perkembangan Kesenian Reog Ponorogo kian mendunia.

Hal tersebut tak lain untuk menjadi pemicu Reog Ponorogo menjadi bagian dari Intangible Curtural Heritage (ICH) UNESCO dan Unesco Creative Cities Network (UCCN).

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Ponorogo kembali mengirimkan set perlengkapan Reog Ponorogo ke 5 Negara. 5 Negera tersebut adalah Australia, Hongkong, Suriname, Kanada dan Kaledonia Baru.

Pengiriman bantuan alat peraga Reog Ponorogo tersebut terdiri dari 5 barongan, dadak merak, set gamelan dan seragam jathil. Proses pengiriman alat peraga Reog Ponorogo tersebut bekerjasama dengan Indonesian Diaspora Network Global (IDN Global) dan untuk pengirimannya menggunakan jasa POS Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, mengatakan proses pengiriman Reog Ponorogo ke 5 Negara tersbut dikawal oleh Duta Besar Suriname untuk Indonesia, Erick Rahmat Moertabat, Presiden IDN Global, Kartini Sarahtingsih dan pengurus Diaspora di 5 negara tersebut.

“Nanti yang menerima oleh Diaspora di 5 Negara itu”, ujarnya.

Alat Peraga Reog Ponorogo tersebut sudah berada di Kantor Pos Cabang Ponorogo sejak 3 hari yang lalu. Dan diperkirakan awal bulan depan akan sampai di negara masing-masing.

“Ini alatnya sudah di Kantor Pos, sudah dipacking sesuai arahan pelaku kesenian Reog agar tidak rusak. Perkiraan bulan depan baru tiba karena ada beberapa yang belum lengkap”, pungkasnya.

Misi Budaya, Pemerintah Kabupaten Ponorogo Kirim Bantuan Reog Ponorogo Ke 5 Negara – Disbudparpora Ponorogo