Klaim Ponorogo sebagai kota budaya mampaknya tak hanya isapan jempol belaka. Berbagai unsur masyarakat yang ada di Kabupaten Ponorogo saling berkolaborasi untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo yang ke 528, Sabtu (31/08/2024).

Berbagai kesenian mulai dari barongsai, gajah-gajahan, unta-untaan, kebo-kebonan, bantengan, keling, odrot, hingga kesenian kebanggaan Reog Ponorogo turut mengiringi jalannya para pemangku kepentingan yang telah membawa air serta tanah dari masing-masing kecamatan.

Mengambil start dari Eks Pasar Lanang, arak-arakan kesenian ini berakhir di Paseban Aloon-aloon Ponorogo.

Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita mengungkapkan bahwa arak-arakan berbagai kesenian yang mengiringi kirab air & tanah dari 21 kecamatan untuk penanaman pohon kalpataru ini merupakan satu ekspresi budaya yang akan membuat Ponorogo semakin Hebat.

“Air & tanah dari 21 kecamatan ini merupakan satu simbol persatuan. Sedangkan kalpataru adalah simbol kehidupan. Semoga dengan ini Ponorogo semakin moncer, ungkapnya.

Kegiatan parade budaya ditutup dengan penuangan air dan tanah dari 21 kecamatan di lokasi penanaman pohon kalpataru.

Moment Bersejarah! Guna Peringati Hari Jadi ke 528, Pemkab Ponorogo Tanam Pohon Kalpataru Tepat Pukul 5.28 WIB – Disbudparpora Ponorogo