Tak seperti biasanya, Gedung Padhepokan Reog Ponorogo nampak riuh ramai dengan alunan gamelan jawa yang sedang mengiringi pagelaran wayang kulit yang dimulai sejak pukul 08.00 pagi, Sabtu (30/11/2024).
Hebatnya, pagelaran wayang kulit yang biasanya diminati oleh kalangan lanjut usia, kali ini malah dipadati oleh kalangan anak-anak hingga remaja Ponorogo.
Tribun penonton hingga panggung pertunjukan wayang kulit nampak dipenuhi oleh remaja-remaja pecinta budaya yang datang dari penjuru Kabupaten Ponorogo.
Hal ini tak lepas dari usaha-usaha yang dilakukan oleh Pepadi Kabupaten Ponorogo dalam memupuk kecintaan remaja Ponorogo, salah satunya dengan melaksanakan peringatan Hari Wayang Dunia.
Mengambil tema “Gelar Parade Dalang Bocah, Remaja & Muda Sa Jaman” Pepadi Ponorogo mencoba untuk memantik rasa kecintaan kawula muda Ponorogo terhadap wayang kulit.
Panitia yang berasal dari Pepadi Kabupaten Ponorogo nampak trenyuh melihat antusiasme anak-anak Ponorogo dalam mengapresiasi pertunjukan wayang kulit.
Kepala Disbudparpora Ponorogo menegaskan bahwa pihaknya bersama Pepadi Ponorogo untuk berusaha meningkatkan kecintaan anak-anak Ponorogo terhadap budaya bangsa, khususnya wayang kulit.