Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Rayakan Hari Batik Nasional, TP-PKK Gelar Lomba Desain Batik

Rayakan Hari Batik Nasional, TP-PKK Gelar Lomba Desain Batik

Dalam rangka memperingati hari batik Nasional 2 Oktober 2021, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) mengadakan lomba desain batik di Pendopo Agung Pemerintahan Kabupaten Ponorogo, Sabtu (02/10/2021). Lomba ini diadakan bertujuan untuk tetap melestarikan dan membangkitkan kembali industri batik Ponorogo yang hebat.

Ketua TP-PKK, Susilowati mengatakan tujuan diadakan lomba design batik dengan para peserta dari pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta Madrasah Aliyah (MA) adalah untuk menumbuhkan generasi pembatik agar lebih banyak lagi.

“Karena kalau tim TP-PKK tidak punya kepedulian itu kan, kasian anak-anak yang punya bakat itu, kalau tidak di fasilitasi,” katanya.

Bu Giri mengungkap lomba di ikuti oleh siswa-siswi SMA, SMK dan MA yang memiliki ekstrakulikuler batik dan diikuti oleh 24 tim. Kemudian karena lomba ini, hanya untuk desain maka hasil desain nantinya akan dikumpulkan dan di canting pada tahun depan.

“Tahun depankan kita sudah rencanakan untuk lomba membatik. Jadi tidak hanya desain tapi juga mencanting, sampai pewarnaan,” terangnya.

Bu Giri melanjutkan dalam lomba desain batik tahun ini, peserta diberi kententuan untuk mendesign dengan motif tertentu.

“Ciri khas Ponoragan,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko usai membuka secara resmi lomba desain batik memberikan apresiasi kepada upaya dan usaha TP-PKK dalam membangkitkan batik Ponorogo.

“Kami ingin menitipkan kepada generasi muda agar, Ponorogo kota batik masa lalu ini, kemudian menjadi kembali bangkit dan luar biasa,” imbuhnya.

Kang Giri, sapaan akrab orang nomor satu di Ponorogo itu menambahkan dalam mendukung upaya membangkitkan batik Ponorogo, nantinya pemerintah akan membuat regulasi peraturan seperti yang ia lakukan pada Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM).

“Maka, batik Ponorogo dipakai orang Ponorogo. Biar kemudian bisa berkembang dan luar biasa. Itu yang paling penting. Dan yang kedua, kemajuan tentang batik, kami harus tetap dijaga. Maka dari itu, Perdagkum sudah harus punya program yang kongkrit, inovasi terkait batik. Mudah-mudahan semakin baik, semakin bagus,” pungkasnya.

Share This: