Bertajuk “The Legend of Reog Ponorogo”, sendra tari Reog Ponorogo berhasil memukau penonton Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #9 dalam rangka Hari Jadi Kota Yogyakarta ke-268 di Kawasan Tugu Yogyakarta, Senin (07/10/2024).

Sendra tari ini mengisahkan tentang sayembara Sang Dewi Songgolangit dalam mencari pendamping hidup. Ia 144 pasang kuda kenbar dan hewan berkepala dua.

Perjalanan Sang Prabu Klono Sewandono dari Kerajaan Bantarangin dalam meminang Dewi Songgolangit dihadang oleh Singo Barong, yang ingin merebut persyaratan yang telah dimiliki Sang Prabu.

Pertarungan dahsyat pun tak terelakan lagi, hingga Prabu Klono Sewandono mengeluarkan pusaka saktirya “Pecut Samandiman”. Singo Barong pun tunduk dan menjadi pelengkap Sayembara Sang Dewi Songgolangit. Arakarakan seluruh persyaratan menjadi sebuah Kesen ian Rakyat “Reog Ponorogo”.

Tak hanya sekedar menampilkan sendratari, Disbudparpora Ponorogo juga mengirimkan mobil hias yang senada dengan tema sendratari “The Legend of Reog Ponorogo”.

Mobil hias tersebut terlihat sangat menonjol dengan ornamen kepala reog yang dipasang didepan mobil. Di sisi sebelah kiri & kanan juga dihiasi dengan patung harimau. Sedangkan pada sisi belakang, mobil dihiasi dengan ornamen burung merak yang sangat indah.

Reog Ponorogo Pukau WJNC – Disbudparpora Ponorogo