Predikat Ponorogo sebagai bagian dari Jaringan Kota Kreatif Indonesia menyulut spirit berbagai komunitas kreatif untuk beraktivitas meramaikan sudut-sudut kota Ponorogo.

Kesadaran akan pemanfaatan sudut kota sebagai ruang kreatif ini tentunya akan berdampak positif terhadap kemajuan kota Ponorogo sebagai kota wisata budaya. Kolaborasi antara media partner, aparat, sponsor dan komunitas akan membuktikan bahwa predikat Jaringan Kota Kreatif UNESCO memang layak untuk diberikan kepada Kabupaten Ponorogo.

Gerakan spontanitas ini tentunya akan melahirkan para “local heroes” untuk saling berjejaring, berekspresi serta mengisi ruang-ruang kreatif yang tersebar di sudut Kota Ponorogo.

Pada gerakan “Call the Local Heroes” di hari Sabtu, (18/01/2025) ada beberapa komunitas yang turut meramaikan ruang-ruang kreatif di kota Ponorogo, diantaranya:

  1. Komunitas drum SIKAT di Patung Warok Jalan HOS Cokroaminoto
  2. Seni Angklung Nayaka Muda SMK 2 Muhammadiyah di Taman Ngepos
  3. Setiaris Art Space, LPK Neutral, Dewi Kunti Batik & Shibori di trotoar Jalan Gajah Mada
Respon Ruang-ruang Kreatif, “Local Heroes” Ponorogo Mulai Bermunculan – Disbudparpora Ponorogo