Kabupaten Ponorogo memang memiliki potensi pariwisata & budaya yang sangat kuat. Selain pemandangan yang indah & budaya adiluhung Reog Ponorogo yang telah mendunia, Ponorogo juga memiliki geliat ekonomi kreatif, salah satunya adalah batik tulis.

Potensi yang lengkap ini membawa SMA Kartika IV-3 Surabaya untuk melakukan kegiatan kunjungan dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Kabupaten Ponorogo. Sebanyak 230-an siswa diboyong untuk belajar mengenai ekonomi kreatif, pariwisata & budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Ponorogo, Rabu (15/01/2025).

“Kami dari SMA Kartika IV-3 Surabaya sedang menjalankan kurikulum merdeka. Memperkenalkan budaya & kewirausahaan dan saya kira salah satu tempat yang cocok untuk semua itu ya Ponorogo sih mas,” ungkap Azriel, salah satu guru pendamping.

Azriel menjelaskan bahwa pada P5 di Ponorogo ini, para siswa diajak dahulu menikmati keindahan Telaga Ngebel & mendengarkan cerita Baru Klinting.

“Pagi tadi kami ke Telaga Ngebel. Selain untuk melihat keindahannya, kami juga belajar tentang cerita asal usulnya,” jelasnya.

Usai dari Telaga Ngebel, para siswa diajak ke Gedung Kesenian untuk mendengarkan materi industri batik & juga menikmati pertunjukan Reog Ponorogo.

“Pertama nanti belajar tentang batik, dari batik lesoeng Ponorogo. Lalu dilanjutkan dengan belajar tentang Reog Ponorogo,” tambahnya.

Diakhir sesi, para siswa diajak ke Aloon-aloon Ponorogo sekaligus berbelanja oleh-oleh di Ndalem Oleh-oleh Gadung Melati.

Setelah kembali ke Surabaya, para siswa akan mengumpulkan tugas hasil dari kegiatan P5 di Ponorogo berupa makalah & video dokumentasi yang di upload ke media sosial.

“Outputnya ada tugas, yang pertama ada semacam makalah dan yang kedua ada video dokumentasi untuk di-upload di media sosial,” pungkas Azriel.

SMA Kartika IV-3 Surabaya Pilih Ponorogo Jadi Lokasi Kunjungan Edukasi P5 – Disbudparpora Ponorogo