Mixzone Creative Hub yang diresmikan pada awal 2025 terus dilirik menjadi tempat yang strategis untuk menggelar berbagai kegiatan kreatif, salah satunya adalah Crevo Fair yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Ponorogo pada Rabu (19/02/2025).
Crevo Fair merupakan event gelar produk yang diikuti oleh sekita 500 mahasiswa & 5 UMKM dari eks pekerja migran yang digelar selama 1 hari & diinisiasi oleh Lembaga Sertifikasi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Rektor UMPO (Universitas Muhammadiyah Ponorogo) Dr. Rido Kurnianto, M.Ag. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW.
“Rasulullah kita itu orang hebat pertama yang beliau lakukan adalah di dunia ekonomi kreatif. Beliau di seleksi untuk menjadi calon pengelola perdagangan seorang wanita konglomerat bernama Khadijah,” jelasnya.
Ridho menambahkan bahwa kegiatan non akademik di kewirausahaan ini tidak sekedar berusaha untuk menjadi sukses. Tetapi juga untuk mendapatkan keberkahan yang melumpah.
Ia berharap para mahasiswa dapat mengembangkan kegiatan ini menjadi berbagai kegiatan yang menunjang prestasi baik nasional maupun internasional.
“Kegiatan yang digelar oleh sertifikasi setelah ini akan berputar untuk kompetisi tingkat nasional. Mudah-mudahan antum bisa diantar untuk mengikuti perlombaan kompetisi tingkat nasional bahkan mungkin tingkat internasional melalui PKM,” harapnya.
Sementara itu Kabid Pemasaran & Ekonomi Kreatif Disbudparpora Ponorogo Tini Fifiantini memberikan apresiasi atas kegiatan yang digelar di Mixzone Creative Hub.
“Mixzone ini adalah tempat yant strategis untuk menggelar event-event kreatif. Acara ini baik ya buat semuanya dimana mahasiswa bisa meningkatkan kreativitas yang tinggi, bisa menjual produk-produknya dan bisa meningkatkan perekonomian di Ponorogo yang mulai tumbuh dengan adanya event ini,” ucapnya.
Fifi berharap kedepan semakin banyak event kreatif semacam ini yang mengangkat tentang potensi lokal Kabupaten Ponorogo.
“Semoga kedepan semakin sering digelar, serta produknya semakin beranekaragam, salah satunya adalah souvenir khas Ponorogo. Karena kita memang sedikit kurang untuk souvenir yang ada icon itu reognya,” harapnya.