Pemandangan berbeda kini bisa dilihat di sekitar kampung Sekar Gayam, RT.04/RW.01, Tonatan, Ponorogo atau masyarakat sekitar menyebutnya Gang Gayam. Tembok rumah warga menjadi media pameran seni mural dan street art.
Proyeksi yang diinisiasi oleh Setiaris Art Space yang melibatkan masyarakat setempat dan beberapa komunitas seni dari dalam dan luar daerah Ponorogo diantaranya : Cokro Sketsa dan Kuas Gilak dari Ponorogo, Gegerboyo dari Yogyakarta, serta komunitas Kongan dari Madiun.

Event ini dikuratori oleh seniman visual Indonesia asal Ponorogo, Hendra Priyadhani yang tertarik pada estetika bentuk, struktur dan proses dalam karya dengan menggunakan kembali benda temuan sebagai sumber material.
Serangkaian acara kesenian daerah tersaji mulai hari Rabu tanggal 5 sampai Jum’at 9 Maret 2023, diawali dengan menyapa warga sekitar gang, mengunjungi pabrik emping, lalu proses menggambar mural, pertunjukan seni daerah gamelan dan diakhiri dengan arak-arakan obor.
Dengan adanya “Tetenger” diharapkan dapat menggali potensi yang ada di Kelurahan Tonatan dengan pendekatan seni rupa. Sehingga bisa menjadikan objek wisata budaya dan edukasi yang terbuka dan bisa dinikmati secara umum.

Selain keindahan kampung Warga berharap setelah proyeksi “Tetenger” selesai akan berdampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan di lingkungan kampung Gayam, Tonatan.
“Semoga dengan kampung yang semakin indah ini bisa menarik wisatawan, semua masyarakat mau jual apapun pasti laku, kalau bisa pedagang di jalan baru suromenggolo semua di bawa kesini”, ungkap ketua RT.