Griya Reyog tua merupakan warung kopi yang lebih cocok disebut sebuah museum mini Ponorogo. Hal ini dikarenakan di warung ini, pengunjung dapat menikmati sajian ala warung kopi dengan ditemani berbagai artefak kuno original buatan Ponorogo.
Ya, di warung ini terdapat puluhan benda kuno mulai dari kepala barongan lawasan, gamelan, kuda kepang, topeng, hingga topeng bujangganong. Seluruh artefak ini merupakan hasil pencarian Budi, pemilik Griya Reyog Tua.
Budi mengaku bahwa ia mendapatkan benda-benda kuno ini tidak hanya dari dalam Ponorogo, melainkan juga dari kabupaten/kota tetangga.
“Saya kan konten kreator budaya, fokus mengulas keberadaan Reog tua yang tersebar di penjuru Ponorogo & sekitarnya,” ungkap Budi, Jum’at (10/01/2025).
Di Warung kopi ini, pengunjung akan dibawa kembali bernostalgia dengan benda-benda kuno yang juga dilengkapi dengan deskripsi singkat mengenai nama & asal benda tersebut.
“Saya sengaja memberikan deskripsi singkat dari benda yang kami pajang supaya para pengunjung tidak hanya ngopi, namun juga dapat teredukasi,” tambahnya.
Warung ini menyediakan berbagai kuliner & minuman dengan harga yang terjangkau.
“Di sini ada bakaran, lalu ada sego lodeh, sego bakar, dll. Ada juga minuman mulai dari degan bakar, wedang rempah, hingga es ketan,” tuturnya.
Budi berharap dengan adanya warung kopi “Griya Reyog Tua” dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga & melestarikan peninggalan leluhur.
“Semoga dengan adanya warung ini, para pengunjung juga semakin sadar akan pentingnya pelestarian benda-benda peninggalan leluhur,” pungkasnya.
Warung Kopi “Griya Reyog Tua” beralamat di Jl. Raya Siman, Dusun I, Sawuh, Kec. Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 63471. Buka setiap hari mulai dari pukul 3 sore hingga 2 dini hari.