Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Kisah Pilu Pengelola Wisata Bukit Soeharto

Kisah Pilu Pengelola Wisata Bukit Soeharto

Pandemi Covid19 yang melanda Indonesia semenjak 2019 lalu merongrong industri wisata di Kabupaten Ponorogo. Kondisi memilukan ini akibat ditutupnya destinasi wisata selama pandemi Covid19 ketika mengganas.

Seperti yang dialami Wahyu Bintoro, pimpinan pengelola wisata bukit Soeharto, Badegan, Ponorogo. Selama masa tutup, banyak karyawannya yang dirumahkan hingga kesulitan membersihkan lokasi wisata karena tidak adanya pemasukan.

“Sama dengan yang lain, sangat terpuruk,” katanya saat ditemui Jurnalis Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Rabu (15/09/2021).

Dari pantauan langsung Jurnalis Disbudparpora, wisata andalan di perbatasan Ponorogo-Wonogiri ini terlihat sangat sepi dan banyak lapak pedagang yang tutup. Tidak hanya itu, sampah daun yang ada dilokasi juga enggan dibersihkan karena banyaknya karyawan yang dirumahkan akibat ketidakkemampuan pihak pengelola atas gaji mereka selama dua bulan.

“Nggak dirumahkan, kita kembalikan ke mereka jika mau berjuang. Tapi kalau ngga ya saya tidak bisa lagi mempertahankan,” jelasnya.

Wahyu berharap dengan kondisi PPKM yang sudah memasuki level 3 dan menguningnya wilayah Jawa Timur mampu memberikan harapan baginya dan kariawannya.

“Nggak tau sampai kapan. Kita bisanya hari ini bertahan dan bertahan. Itu saja,” tegasnya.

Ia menambahkan dengan kondisi seperti ini semoga wisata segera kembali lagi dibuka dan tidak ada lagi PPKM.

“Soale kita belum pernah loh buka sampe penuh. Pasti buka-tutup, ya karena PPKM naik-turun,” pungkasnya.

Share This: