Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Libatkan Pemuda, TP PKK Adakan PKK Akademia

Libatkan Pemuda, TP PKK Adakan PKK Akademia

Di era digitalisasi yang semakin maju dan cepat berkembang membuat Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ponorogo sadar akan kebutuhan kader muda-mudi yang mampu membantu program-program PKK lebih memberikan manfaat, baik dari segi etika, kualitas dan kuantitas. Untuk itu, melalui PKK Akademia Asah Asih Asuh yang bertajuk peningkatan kapasitas pemuda di era digitalisasi, PKK adakan pendidikan dan pelatihan bagi puluhan pemuda dan pemudi terbaik Kabupaten Ponorogo di gedung Sasana Praja, Pemkab Ponorogo, Kamis (11/11/2021).

Dari pantauan jurnalis Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, sebanyak 42 pemuda dan pemudi yang mewakili 21 kecamatan di wilayah Bumi Reyog nampak antusias mengikuti pembukaan Diklat tersebut. Mereka mendapatkan berbagai materi diklat, mulai dari implementasi 10 program pokok PKK, keroganisasian, kepemimpinan dan komunikasi di era digital sampai pencegahan penyebaran covid-19 selama dua hari (11-12 November 2021).

Ketua TP PKK Kabupaten Ponorogo Susilowati mengatakan, dengan PKK Akademia, anak-anak muda akan semakin aktif untuk ikut bekerja dan memajukan Ponorogo sehingga mampu mewujudkan slogan Ponorogo Hebat. Kedepannya, PKK Akademia akan diselenggarakan hingga tingkat desa.

“Mereka bisa terlibat dan membantu dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh desa maupun kecamatan,” katanya.

Ia mungungkap PKK Akademia juga menjadi upaya meregenerasi oraganisasi PKK dengan kader-kader muda yang lebih mahir teknologi dan melek digital.

“Selama ini TP PKK ini kan diisi oleh orang-orang yang sudah berusia 40 tahun ke atas. Sekarang mereka yang berusia 18 tahun pun bisa ikut berperan di PKK,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko pada saat membuka PKK Akademia menuturkan kegiatan ini akan mendidik anak-anak muda di Ponorogo untuk bisa meningkatkan kapasitasnya di era digital. Selain itu, anak-anak muda diperlukan untuk dididik agar mampu menjadi agen yang berperan penting dalam pembangunan Ponorogo.

“Entitas baru yang bernama PKK Akademia ini dilahirkan hari ini ke depannya akan menjadi kader utama bagi Kabupaten Ponorogo,” ujar Kang Giri, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, Ponorogo selalu membutuhkan generasi baru dan generasi muda untuk bisa membangun. Dengan PKK Akademia, mereka bisa berperan sejak berada di tingkat desa, bahkan tingkat RT.

“Kami butuh anak muda yang kedepannya tampil luar biasa dan mampu bertanggung jawab. Mereka bisa menjadi kader muda di setiap desa sehingga kerja-kerja pemerintah terbantu sebab mereka ikut berperan dalam proses pembangunan. Mereka bisa menjadi tim teknis pada berbagai kerja-kerja di desa atau kecamatan,” imbuhnya.

Share This: