Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Peringati HWN, Pepadi Ponorogo Gelar Wayang 24 Jam Nonstop

Peringati HWN, Pepadi Ponorogo Gelar Wayang 24 Jam Nonstop

Dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional (HWN), Persatuan Pedalang Indonesia (Pepadi) menggelar wayangan 24 jam nonstop dengan 24 dalang di Pendopo Agung Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Sabtu (19/11/2021). Dalam acara tersebut juga sekaligus digelar pengukuhan Ketua Pepadi Kabupaten Ponorogo.

Sekertaris Pepadi Jawa Timur, Sukatno mengatakan perayaan Hari Wayang Nasional diambil pada tanggal 7 November penetapan wayang sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization). Sehingga oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melalui Keputusan Presiden Nomor 30 Tahun 2018 tentang Hari Wayang Nasional.

“Jadi sudah keren. Secara kelembagaan, kita sudah diakui dunia,” katanya.

Sukatno juga menyampaikan kepada Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menitipkan Pepadi untuk dicantolkan pada program-program pembinaan di Pemerintahan Kabupaten Ponorogo melalui dinas teknis.

“Secara kontennya, nanti Pepadi bisa diajak bicara. Misalnya untuk para pengrawit, untuk Pesinden,” ucapnya.

Ia mengungkap khusus untuk sinden-sinden pada wayang cukup sulit untuk dicari. Utamanya pada Sinden wayang klasik.

“Ini mohon dikondisikan. Berikutnya yang makin sulit adalah pasarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyatakan terima kasihnya kepada Pepadi yang terus secara aktif bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk mendidik, menghidupkan, membudayakan, menghanggarbeni wayang dan Pedalangan.

“Walaupun hari ini saya belum berbuat apapun pada Pewayangan dan Pepadi, Kader-kader muda ini luar biasa. Ini muda-muda sekali tapi top. Wiyogo ini, diputar jadi apapun bisa. Bisa ngendang, bisa nyuling, bisa apa saja. Top luar biasa,” paparnya.

Kang Giri sapaannya menambahkan jika wayang biasanya di gedung kesenian kali ini dimintanya untuk ke Pendopo, walaupun tidak mewah dan digelar sederhana tanpa cerimonial yang besar, karena situasi yang tidak memungkinkan.

“Masih masa pandemi tapi tidak boleh keberpihakan. Pandemi tak boleh menghilangkan inovasi, pandemi tidak boleh menghilangkan kehidupan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, dalam perayaan Hari Wayang Nasional di Pendopo Pemkab Ponorogo hanya dihadiri oleh undangan saja dan penonton bisa menyaksikan live melalui channel youtube JUVE MULTIMEDIA RECORD. Kemudian ke 24 dalang bermain wayang dibagi menjadi tujuh lakon dan tiga sesi. Selanjutnya, pada pelantikan pengurus Pepadi dapat di Informasikan mulai peridode 2021-2025, Pepadi Ponorogo dipimpin oleh Ki Parwoto.

Share This: