Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Dinilai Sukses, Pengusaha Angkringan Harapkan Festival Angkringan Kembali Digelar di Ponorogo

Dinilai Sukses, Pengusaha Angkringan Harapkan Festival Angkringan Kembali Digelar di Ponorogo

Festival Angkringan menghadirkan puluhan usaha angkringan yang menjajakan makanan-makanan yang disajikan secara unik tapi sederhana. Kebiasaan ‘ngangkring’ memang telah mewarnai dinamika kehidupan masyarakat Ponorogo sejak sedekade terakhir.

Ponorogo – Salah satu diantara Top 10 Event Pariwisata Ponorogo 2019 yaitu Festival Angkringan telah berhasil digelar dengan sukses dan meriah, pada Sabtu (15/6) malam. Bertempat di komplek pertokoan OKAZ Ponorogo, Festival Angkringan berhasil merebut atensi seribuan pengunjung yang ingin merasakan sajian kuliner tradisional pinggir jalan dalam kemasan acara yang berbeda. Sebanyak 25 stan angkringan serta 500 paket makanan angkringan gratis menjadi daya tarik utama acara ini.

Dalam event pariwisata pertama yang digelar pasca jeda Ramadan dan Lebaran ini, Dinas Pariwisata turut mengundang sejumlah jajaran pejabat pemerintah daerah Kabupaten Ponorogo. Selain itu, Asisten Bupati Ponorogo dan Camat Ponorogo juga hadir memenuhi undangan Kepala Dinas Pariwisata. Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Ponorogo Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Bambang Suhendro, menyatakan adanya atensi besar pemerintah dalam mendorong inovasi di bidang pariwisata. Menurutnya, semakin baik dunia pariwisata berinovasi akan berbanding lurus dengan meningkatnya angka kunjungan wisatawan.

Staf Ahli Bupati Ponorogo Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Bambang Suhendro, memberikan sambutan mewakili Bupati Ponorogo, sekaligus membuka Festival Angkringan di komplek OKAZ, Sabtu (15/6).

“Festival Angkringan hari ini, sebagaimana juga gelaran event pariwisata lainnya dilaksanakan untuk mempromosikan dan mengenalkan berbagai potensi wisata yang ada di Kabupaten Ponorogo, sehingga secara garis lurus akan mendatangkan lebih banyak investasi dan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Harapannya, sebagai multiplier effect dari event seperti ini dapat menyentuh dan membangkitkan pergerakan usaha-usaha non-pariwisata,” ungkap Bambang Suhendro.

Hal bernada positif juga disampaikan sejumlah pengusaha angkringan yang berpartisipasi, salah satunya Ilham. Pemilik angkringan “Mas Gendut” ini menjelaskan adanya peningkatan omzet pada saat Festival Angkringan dibandingkan saat berjualan di hari-hari biasanya. Menurutnya, selain karena baru pertama kali digelar, pemilihan tempat acara di komplek OKAZ membuat beberapa kalangan masyarakat yang enggan berkunjung ke angkringan tepi jalan mengubah anggapan mereka. “Harapan saya, sering-sering aja dibuatkan event seperti ini. Mungkin sebulan atau dua bulan sekali,” tutur Ilham.

Tingginya antusiasme pengunjung memuaskan para pengusaha angkringan yang berharap event ini dapat digelar kembali

Tak hanya Ilham, beberapa pengusaha angkringan lain turut berharap akan adanya hal positif yang bisa terus dilakukan antara pemerintah dengan para pengusaha angkringan. Selain merasa terbantu untuk meningkatkan omzet dagangan, mereka juga berharap pemerintah dapat lebih intens berkomunikasi bersama para pengusaha sehingga mungkin akan lahir sinergi-sinergi baru yang dapat memajukan aspek ekonomi dan pariwisata di Ponorogo.

Hal tersebut sesuai dengan latar belakang digelarnya event yang digawangi Bidang Jasa Usaha dan Sarana Dinas Pariwisata ini. Dengan Festival Angkringan 2019, diharapkan dapat menstimulus lebih banyak usaha angkringan untuk berinovasi dan berkembang. Tak dapat dipungkiri, angkringan telah menjadi salah satu ikon wisata kuliner di Ponorogo dalam beberapa tahun belakangan. Bukan tak mungkin, dengan suksesnya gelaran ini dapat menjadi semangat untuk kembali melaksanakan event serupa secara rutin di tahun-tahun mendatang. – NM

Share This: