Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Pelatihan Pengembangan SDM Media Partner Kebanjiran Komentar Positif

Pelatihan Pengembangan SDM Media Partner Kebanjiran Komentar Positif

Ponorogo – Tutup pelatihan pengembangan sumberdaya manusia (SDM) media partner, di hall hotel Tlogorejo 1, Ngebel, Kabupaten Ponorogo oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Selasa (17/11/2020) diharapkan mampu tingkatkan kunjungan wisata di Bumi Reyog. Hal itu dikatakan Farida Nuraini, Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Disbudparpora.

Pelatihan pengembangan SDM Media Partner oleh Disbudparpora selama dua hari itu mendapat apresiasi luar biasa dari para pemateri, peserta dan netizen. Pelatihan dengan tema “Traveling Wisata Setelah Pandemi” dan famtripnya berhasil mendapatkan ratusan komentar positif dan ribuan like dari followers masing-masing akun medsos media partner Disbudparpora.

Dari pantauan jurnalis Disbudparpora, di salah satu Fanspage facebook SEMUA Tentang Ponorogo (Setenpo) dibanjiri komentar dari para followersnya saat menampilkan foto dan narasi Sumoro Bangun Flowers dan Wisata Desa Biting. Seperti @Mawaarvi yang menulis “Bagus banget min, nanti klo blk ponorogo cb main ke situ deeh, 2 thn yg lalu sy blk blm ad taman ituπŸ‘πŸ‘πŸ‘”.

Selain itu, instagram para media partner juga kebanjiran love dan comment dari warganet. Seperti instagram @infoponorogo komentar positif dan kagum dengan air terjun Coban Selo Kambang milik Banaran Exotic juga terpampang dengan komentar netizen seakan membuat mereka sudah tidak tahan mengajak keluarga dan orang tercintanya mengabadikan moment di air terjun Coban Selo Kambang. Seperti akun IG @armptr_pradana yang mengetag sahabatnya @ahmad_daroini0307 “nganu mank, hayuk aja”.

“Maka dengan pelatihan ini, minimal mereka mengerti angle-angle ketika di publish bisa menyuarakan sebuah cerita melalui foto atau video,” kata Farida Nuraini Kabid Pemasaran dan Ekonomi Kreatif, Disbudparpora.

Farida mengungkap ada 3 hal yang memang perlu diketahui oleh para rekan-rekan media partner pada proses promosi. Yakni, melakukan pendataan, melakukan sosialisasi dan melakukan promosi.

“Nah, mereka didatangkan kesini dalam upaya untuk melakukan promosi itu,” jelasnya.

Dengan kanal-kanal yang mereka punyai, lanjutnya, kunjungan wisata akan meningkat dan secara otomatis kesejahteraan masyarakat dilingkup destinasi wisata juga meningkat.

“Tentunya, jika terjadi peningkatan kunjungan wisata, PAD pun meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, Ardani Krisna pemateri sesi kedua dari Beku Institute menyampaikan setidaknya para peserta pelatihan akan mengerti tentang pertimbangan dalam memotret. Karena foto memiliki fungsi komunikasi.

“Komunikasi yang efektif adalah bagaimana kita memahami audience, tentang kita berkomunikasi kepada siapa. Nah, itu tujuannya adalah efektifitas dari komunikasi itu sendiri,” paparnya.

Achmad Bondan Sugiantara Founder Visit East Java, pemateri sesi akhir pada pelatihan pengembangan SDM media partner Disbudparpora menambahkan sangat mengapresiasi kolaborasi pihak pemerintah dan para pegiat medsos.

“Nantinya, program pemerintah yang berbasih pariwisata bisa lebih dikenalkan dan dioptimalkan lagi melalui platform-platform medsos,” harapnya.

Erik, admin @ponorogopictures menambahkan banyak manfaat yang diperoleh olehnya dan rekan-rekannya dalam pelatihan itu.

“Kita bisa menambah pengetahuan tentang dunia fotografi dan editing. Dan juga bisa sharing-sharing,” pungkasnya.

Share This: