Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Pengelola Wisata, Pengusaha Travel, Dan Kuliner Bumi Reyog, Bersama Pemerintah Putus Rantai Corona

Pengelola Wisata, Pengusaha Travel, Dan Kuliner Bumi Reyog, Bersama Pemerintah Putus Rantai Corona

Ponorogo – Sobat Fantastis tentunya tidak asing lagi sama yang namanya virus Corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini. Virus ini rupanya berdampak juga pada wisata, travel, dan kuliner. Namun demikian para pelaku wisata, pengusaha travel dan pengusaha kuliner berusaha semaksimal mungkin, untuk bersama pemerintah dalam upaya memutus mata rantai virus Corona dengan tetap mematuhi himbauan pemerintah.

Dari pantauan jurnalist disbudparpora.go.id di sejumlah lokasi wisata yang ada di Ponorogo, sudah dilakukan penutupan. Lensa jurnalist juga mengamati beberapa perusahaan travel dan pengusaha kuliner.

Seperti halnya di kawasan wisata Telaga Ngebel, Arif pengelola wisata Ngebel Adventure Park mengatakan seluruh wahana wisata di Ngebel sudah ditutup sesuai intruksi pemerintah.

“Semua sudah ditutup,” kata Arif kepada Jurnalist Disbudparpora, Selasa (23/03/2020).

Arief mengungkap dengan adanya penutupan ini sementara para pelaku wisata di Telaga Ngebel harus bersabar, walau pemasukan jadi berkurang.

“Semoga COVID-19 ini segera reda Mas, dan semua aktifitas kegiatan masyarakat bisa berjalan normal kembali,” harapnya.

Hal senada diungkap Olvin pemilik usaha kuliner ayam bakar Pak Oly, ia juga berharap virus mengerikan itu tidak muncul lagi di headline media masa.

“Kalau dari segi catering, omset mulai berkurang dan yang lebih memprihatikan temen-temen yang buka di pinggir jalan dan lokasi wisata, sudah pasti jadi sepi”, ungkapnya.

Sementara itu, Dimay Ryandika pengusaha jasa travel dan tour wisata Binade Jaya mengemukakan akibat Corona banyak perjalanan ditunda bahkan dibatalkan. Namun dirinya tetap patuh dengan himbauan pemerintah agar virus ini segera hilang.

“Sudah 30 perjalanan dibatalkan, ada yang acara keluarga, study tour, sama wisata religi,” Terangnya.

Dimay menambahkan hampir semua perusahaan travel mengalami hal sama sehingga dirinya dan para pengusaha travel yang ada di Ponorogo berharap segera berakhir virus Corona di Indonesia.

“Bisa dikatakan, pembatalan 100 persen, wisata lokal dan mancanegara, kondisi ini sangat berbahaya bagi Kami. Walau demikian, Kami tetap bertahan demi terputusnya Corona dari Indonesia, sesuai himbauan Pemerintah,” Pungkasnya.

Share This: