Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Platform Indonesiana Akan Beri Kontribusi Dalam Sejumlah Event Seni Budaya di Ponorogo

Platform Indonesiana Akan Beri Kontribusi Dalam Sejumlah Event Seni Budaya di Ponorogo

Ponorogo – Kabar baik kembali datang dari Dinas Pariwisata Ponorogo yang kali ini tengah menjajaki kerjasama dengan Platform Indonesiana di bawah Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI. Kerjasama yang tengah dijajaki ini terkait dengan dukungan terhadap upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya daerah dalam bentuk event kegiatan.

Hal ini berkat prestasi Kabupaten Ponorogo yang pada tahun 2018 lalu berhasil menjadi daerah pertama yang menyelesaikan program dokumentasi Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD).  Kemendikbud RI pun, melalui platform Indonesiana, kemudian berencana mendukung penyelenggaraan kegiatan yang bersifat pelestarian seni budaya di Ponorogo.

Indonesiana, Platform Kebudayaan: Platform yang mendukung dan membantu tata kelola kegiatan seni budaya Indonesia yang berkelanjutan, berjejaring, dan berkembang.

Melalui Bidang Kebudayaan, Dinas Pariwisata Ponorogo kemudian menjalin komunikasi dan sejumlah pertemuan, salahsatunya dengan menggelar rapat bersama sejumlah tokoh komunitas seni budaya di Ponorogo. Pertemuan yang digelar pada Selasa (30/4) di Gedung Olahraga Singodimedjo itu membahas soal pembentukan kepanitiaan dari satu event kegiatan yang akan digelar sesuai arahan platform Indonesiana. Event seni budaya yang akan digelar dengan tajuk Festival Budaya Bumi Reyog (FBBR) ini akan dilaksanakan secara beriringan dengan Grebeg Suro 2019 dan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-523 pada Agustus mendatang.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Ponorogo, Bambang Wibisono, menuturkan bahwa yang tengah dikebut saat ini oleh tim kerja di Ponorogo adalah kepastian kepanitiaan serta perencanaan anggaran. Susunan kepanitiaan, perencanaan anggaran, dan rencana kerja persiapan FBBR akan diserahkan kepada Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI pada pekan lalu.

Kabid Kebudayaan, Bambang Wibisono, didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata, Luqman Wakhidi, saat memimpin rapat pembentukan panitia Festival Budaya Bumi Reyog 2019.

Diharapkan evaluasi dan koreksi maupun kepastian persetujuan anggaran yang diajukan dapat segera diterima tim kerja Ponorogo, sehingga dapat mematangkan materi pembahasan rapat selanjutnya. Direncanakan, tim ahli yang ditunjuk Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI serta perwakilan platform Indonesiana akan berkunjung ke Ponorogo pada Selasa (21/5) mendatang, dan menggelar rapat bersama kepanitiaan yang telah dibentuk.

“Program ini meskipun baru pertama kali, tapi bisa kita lihat sebenarnya ada tujuan untuk meningkatkan kualitas. Sehingga tidak semata-mata menyelenggarakan kegiatan, tetapi betul-betul dari sisi promosi dan penyelenggaraan memang berbeda, diharapkan bisa ditangani secara detail, professional, dan maksimal,” tegas Bambang.

Sebagai event kegiatan seni budaya yang didukung langsung oleh pemerintah pusat, Festival Budaya Bumi Reyog pun akan diupayakan dikelola secara berbeda, terlebih dengan pelibatan komunitas sebanyak 50% dari porsi kepanitiaan. Dinas Pariwisata pun bertekad publikasi dan promosi event FBBR ini nantinya dapat memiliki eksposur yang luas dan lebih mengena. Hal itu tidak lain bertujuan untuk bisa mendatangkan lebih banyak wisatawan nusantara maupun mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Ponorogo. – NM

Share This: