Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

1000 Obor Dan 1000 Dian Tidak Dilaksanakan, Warga PSHT Ranting Ngebel Adakan Doa Bersama Di Masing-Masing Rayon

1000 Obor Dan 1000 Dian Tidak Dilaksanakan, Warga PSHT Ranting Ngebel Adakan Doa Bersama Di Masing-Masing Rayon

Ponorogo – Malam 1 suro atau 1 Muharram biasanya ribuan masyarakat Ponorogo menyalakan 1000 obor dan 1000 dian di Telaga Ngebel. Namun berbeda di tahun ini, hal tersebut tidak diadakan akibat pandemi Covid19. Namun hal itu tidak mengurangi rasa khidmat warga PSHT di wilayah Ngebel, untuk berdoa bersama memohon kepada Allah SWT untuk berakhirnya pandemi.

Gelaran kearifan lokal tersebut biasanya melibatkan ribuan pendekar dari PSHT dari wilayah Ponorogo, Warga Ngebel, Organisasi Masyarakat, Tokoh Masyarakat serta Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Ngebel. Mereka menyalakan 1000 dian di tepi telaga dan 1000 obor dibawa keliling mengitari Telaga dengan berjalan kaki.

Namun demikian kali ini para pendekar PSHT mengadakan acara terpisah di masing-masing rayon untuk melaksanakan tirakatan dalam rangka memohon kepada Allah SWT atas keselamatan dan kesehatan serta kedamaian Bumi Reyog.

Diantaranya terlihat di wilayah sekitaran Kecamatan Ngebel itu sendiri. Seperti di Rayon Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Puluhan warga PSHT menyalakan dian disekitar lokasi acara tirakatan.

“Tahun sebelumnya itu, kita mengadakan kegiatan lampah ratri dan 1000 obor dan 1000 dian di Telaga Ngebel. Keadaan seperti ini, masih pandemi Covid19, keputusan dari Ranting untuk dikembalikan ke masing-masing ranting untuk mengadakan doa bersama,” kata Ketua Rayon Ngebel, Eko Aditya saat ditemui Jurnalis Disbudparpora di lokasi doa bersama, Rabu malam (19/08/2020).

Mas Eko, sapaan akrab ketua rayon Ngrogung, mengungkap doa bersama tersebut dilaksanakan sesuai standard protokol kesehatan dan membatasi jumlah peserta. Kemudian untuk menambahkan suasana doa bersama untuk leluhur dan para sesepuh serta pendiri desa Ngrogung mereka menyalakan puluhan dian disekitar lokasi acara.

“Masker kita wajibkan, dilokasi acara kita sediakan tempat cuci tangan dan menjaga jarak,” terangnya.

Sementara itu dilokasi terpisah, Vikso Ardianto alias Gembor ketua ranting PSHT Ngebel, menambahkan pihaknya sengaja menganjurkan kepada seluruh pihak rayon Ngebel untuk tidak melaksanakan agenda 1000 obor karena pandemi Covid19 yang masih berlangsung.

“Semoga pandemi ini, segera berakhir,” Pungkasnya.

Share This: