Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

CEO Maesa Hotel : Wisata Ponorogo Tidak Mati

CEO Maesa Hotel : Wisata Ponorogo Tidak Mati

Ponorogo – Maesa Hotel, Jl. Ahmad Dahlan No.82 A, Ponorogo, salah satu hotel dengan tarif dan pelayanan terbaik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Ponorogo, kedatangan tamu spesial. Mereka adalah para pemenang Wajah Pesona Indonesia Internasional (WPI) 2020. Dalam rangka promosi dan mendukung pengenalan wisata dan budaya serta kuliner Bumi Reyog, pihak hotel mengadakan acara “Malming Bareng Bersama Wajah Pesona Indonesia Internasional 2020, di D’pawon, lantai dua Maesa Hotel, Sabtu (07/10/2020).

Acara yang dikemas dengan diskusi santai tersebut menyampaikan banyak hal tentang pentingnya promosi dan explore potensi wisata di Kabupaten Ponorogo dengan Media Sosial. Tentu hal tersebut menjadi kewajiban bagi pelaku usaha wisata dan juga para pemuda-pemudi pecinta tanah kelahiran untuk terus berkontribusi.

Bobby Wibowo, Chief Executive Officer (CEO) Maesa Group mengatakan semenjak dirinya masuk kedunia bisnis perhotelan dan pariwisata di Ponorogo ini banyak tempat-tempat wisata yang belum terexplore. Dengan membawa WPI 2020 ke Maesa Hotel diharapkan bisa membuka promosi bagi wisata di Ponorogo.

“Lebih banyak lagi yang bisa dipromosikan,” katanya kepada Jurnalis Disbudparpora.

Bobby menjelaskan meskipun sempat mendaki kesulitan pada masa pandemi Covid19, namun budaya wisata yang sudah berjalan tentu tidak lantas bisa terhenti begitu saja.

“Tentunya Covid19 ini membawa perubahan besar pada landscape pariwisata. Nah, pariwisata yang aman itu tentu banyak diharapkan oleh para wisatawan. Karena budaya wisatawan ini kan sudah terjadi bertahun-tahun. Dan apa bisa masyarakat ini berhenti berpariwisita kan tidak mungkin,” paparnya.

Maka, lanjutnya, menjalankan protokol kesehatan dengan baik adalah hal yang diperlukan untuk kembali bangkit dan membangun kembali pariwisata kedepannya.

“Kan, covid19 ini tidak selamanya. Akan ada harapan selalu selesai dan pariwisata kita kembali baik. Dan datangnya duta WPI kemari sebetulnya memberikan pengharapan bawasannya wisata di Ponorogo tidaklah mati,” tuturnya.

Sementara itu, Dwi Juniarto Koordinator WPII Jawa Timur menambahkan promosi wisata sangat bisa dilakukan dengan murah dengan memanfaatkan media sosial khususnya untuk kaum muda-mudi yang gemar berwisata.

“Untuk kaum millenial kayak gini, mereka itu adalah pegiat-pegiat untuk media sosial,” pungkasnya.

Nah sobat fantasis mari manfaatkan media sosial demi Bumi Reyog yang kita cintai, dalam rangka membantu tercapainya sentra ekonomi Wisata, budaya dan kuliner. Jangan lupa tambahkan tagar #ayokeponorogo dan add ig @ponorogo.tourism

Share This: