Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Kadisbudparpora Optimis Tapi Realistis Untuk Wisata Telaga Ngebel Hasilkan PAD

Kadisbudparpora Optimis Tapi Realistis Untuk Wisata Telaga Ngebel Hasilkan PAD

Ponorogo – Kendati ditengah pandemi Covid19, Agus Sugiarto Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) optimis mampu memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup baik dari sektor wisata. Hal itu karena banyaknya wisatawan yang berkunjung saat masa diberlakukannya uji coba new normal dalam sepekan ini.

Agus Sugiarto mengatakan masyarakat sudah sangat antusias untuk berekreasi karena sudah tiga bulan dirumah saja. Di akhir pekan jumlah pengunjung sudah mencapai 3.000 an wisatawan.

“Pada hari pertama pembukaan, (2/6/2020) tercatat sekitar 500 tiket masuk terbeli oleh warga. Angka ini konstan terjadi pada hari-hari berikutnya”, katanya, Selasa (09/06/2020).

Agus mengungkap hal itu, sekitar 70 persen sampai 80 persen jumlah pengunjung Ngebel saat normal. Kendati demikian Agus belum bisa memprediksi peningkatan pendapatan Telaga Wisata Ngebel pada satu pekan pembukaan ini.

“Baru akan bisa memproyeksi pemasukan dari tiket Telaga Wisata Ngebel pada satu bulan pembukaan”, ungkapnya.

Agus melanjutkan pihaknya tetap harus optimis bahwa Ngebel akan bisa memberikan sumbangan PAD yang bagus. Akan tetapi kita tetap harus realistis dengan kondisi yang ada.

“Pada 2020 ini target PAD Telaga Wisata Ngebel dipatok Rp2,4 miliar. Kami akan berupaya untuk mencapai target ini. Sejumlah langkah intensifikasi maupun ekstensifikasi bakal dilakukan demi meraup pendapatan”, jelasnya.

Ia menambahkan seluruh pihak tetap harus memperhatikan protokol kesehatan yang ada. Disbudparpora dan Satgas Uji Coba akan memperhatikan kedisiplinan semua pihak di lokasi tersebut dalam penerapan protokol kesehatan.

“Pengunjung harus melaksanakan protokol kesehatan yang ada. Pelaku bisnis harus lebih tertib menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari menyediakan tempat cuci tangan, imbauan pakai masker dan memberikan ruang cukup bagi pengunjung agar tidak terjadi kerumunan, berdekat-dekatan, jaga jarak, baik yang hotel, restoran maupun warung-warung makan”, pungkasnya.

Share This: