Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Manfaatkan Barang Bekas, Dispar Latih Warga Desa Glinggang Produksi Souvenir Cantik

Manfaatkan Barang Bekas, Dispar Latih Warga Desa Glinggang Produksi Souvenir Cantik

Para ibu peserta Pelatihan Pembuatan Souvenir berfoto bersama memamerkan hasil karya mereka yang telah dibuat.

Glinggang, Sampung – Demi meningkatkan geliat perekonomian warga, Dinas Pariwisata mengadakan pelatihan pembuatan souvenir bagi puluhan warga Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, pada Kamis (6/12) pagi. Bertempat di Balai Desa Glinggang, sekitar lima puluh warga berkumpul dengan membawa berbagai barang bekas yang dinilai masih berguna dan dapat diolah. Program ini dilaksanakan oleh Bidang Promosi dan Pengembangan Produk pada Dinas Pariwisata.

Pada kesempatan ini Dinas Pariwisata menghadirkan pemateri yaitu Titin Hariyani, seorang perajin souvenir yang telah berkecimpung di dunia kerajinan tangan sejak bertahun-tahun dengan merek produknya Tiense Craft. Menurut Titin, pekerjaan membuat souvenir merupakan pekerjaan yang dapat dilakukan sebagai sambilan. Selain mengisi waktu luang, pembuatan souvenir tak hanya dapat meminimalisir barang bekas, melainkan juga membuatnya memiliki nilai jual.

Titin Hariyani saat membimbing para ibu peserta pelatihan membuat satu produk souvenir berbahan dasar botol bekas.

“Modalnya (untuk bisnis souvenir) sangat minim. Kita bisa memanfaatkan berbagai barang bekas menjadi bernilai jual. Untuk itu saya berharap ibu-ibu ini juga dapat terus belajar meningkatkan kreativitasnya. Dengan teknik penjualan online, ini kan bisa memudahkan pemasaran nantinya”, ungkap Titin saat membimbing ibu-ibu membuat souvenir.

Kepala Dinas Pariwisata, Lilik Slamet Raharjo mengatakan, bahwa melalui program ini diharapkan dapat menstimulus munculnya produksi souvenir baru di Ponorogo di samping kerajinan pernak-pernik Reyog Ponorogo. Ia menyebut kebutuhan akan produk kerajinan tangan cukup tinggi, sehingga ia pun berharap agar para penjual dapat mengambil dan memasarkan produk dari dalam Ponorogo.

Souvenir berbahan dasar botol bekas hasil karya ibu-ibu peserta pelatihan pembuatan souvenir di Desa Glinggang telah jadi dan dipamerkan.

Kadispar Lilik Slamet Raharjo saat memberikan sambutan di depan para peserta pelatihan, didampingi Kepala Desa Glinggang, Riyanto (kiri), dan Kepala Bidang Promosi dan Pengembangan Produk Pariwisata, Farida Nuraini (kanan).

“Desa Glinggang ini akan kita prioritaskan. Tahun depan, pada setiap event pariwisata kita akan libatkan Desa Glinggang untuk memasarkan produk-produk aslinya agar lebih dikenal masyarakat Ponorogo maupun luar Ponorogo”, ungkap Kadispar.

Lebih lanjut pihaknya pun berharap melalui program pelatihan ini dapat membuka kesempatan kerja baru khususnya para ibu di Desa Glinggang. Produksi souvenir yang dilakukan secara masif oleh masyarakat juga berpotensi menjadi bangkitnya industri kreatif yang tentu saja memiliki dampak positif khususnya bagi desa seperti Desa Glinggang. – NM

Share This: