Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Meskipun Sedikit, Berkah Idul Fitri 1443H Mulai Dirasakan Pelaku Industri Pariwisata

Meskipun Sedikit, Berkah Idul Fitri 1443H Mulai Dirasakan Pelaku Industri Pariwisata

Libur hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah menjadi berkah luar biasa pada pelaku industri wisata di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Meskipun dampak ekonomi yang dirasakan masih sedikit, namun inilah titik balik kejayaan pariwisata setelah sekian tahun vakum karena pandemi covid19.

Seperti yang dirasakan Andri, driver kapal Boat di Kawasan Wisata Telaga Ngebel yang mengalami kenaikan okupansi pada boat yang dikelolanya. Meskipun omset yang didapat tidak sebesar biasanya karena harga BBM yang naik.

“Kalau hari-hari biasa bisa jalan 3-4 kali sehari, pas libur lebaran kemarin bisa 12-14 kali jalan. Sayangnya beberapa hari terakhir sering hujan, mas. Bensinnya juga naik, tapi harga sewa boat tetap”, keluhnya, Jumat (13/05/2022) saat ditemui ditengah menawarkan boat kepada wisatawan.

Hal serupa juga dikatakan Agung, driver kapal besar (kapal santai) yang juga beroperasi pada Kawasan Wisata Telaga Ngebel. Kenaikan pengunjung kapal santai bisa naik sampai 3 kali lipat.

“Yang ramai itu biasanya hari sabtu minggu bisa 2 sampai 3 kali jalan sehari. Nah waktu libur kemarin bisa sampai 8 kali jalan”, paparnya.

Rumah makan pun juga tak luput dari berkah libur lebaran tahun ini. Omset pemilik rumah makan secara umum naik. Dikonfirmasi dari beberapa rumah makan, distribusi bahan mentah (ikan nila) yang pada hari biasa hanya menghabiskan 50 kg, pada libur lebaran distribusi ikan bisa mencapai 150 kg.

“Contohnya Rumah Makan Adrin kemarin, di 10 hari libur lebaran menghabiskan total 1 ton 450 kilo. Itu baru ikan nila, belum gurami dan ayam”, kata Manto, Pemilik Rumah Makan Pak Manto.

Namun, tidak semua sektor merasakan manisnya kunjungan di Telaga Ngebel, terdapat beberapa sektor yang pendapatannya stagnan, bahkan masih kalah dengan hari-hari biasa.

“Pengunjung ada peningkatan selama lebaran. Tapi sayange ga boleh gelar tikar di depan,” kata Sri Budi Utami, pemilik warung Pak Tong 2.

Bu Sri sapaannya mengungkap jika dihari biasa warungnya biasa dikunjungi oleh wisatawan setempat. Namun di liburan Idul Fitri mendapat kunjungan dari para pemudik.

“Kalau dibandingkan dengan sebelum masa pandemi Covid19, menurun. Ngga ada setengahnya meski kunjungan meningkat,” terangnya.

Sementara itu, Sugiono salah satu pemilik Prabu Resto and Caffe mengaku pengunjung meningkat dan selama lebaran dirinya mendapat omset 4-5 juta rupiah perharinya. Akan tetapi omset tersebut belum dapat dikatakan untung, karena kenaikan bahan pokok.

“Seumpama masyarakat sini mau menaikan harga pun masih pikir-pikir,” paparnya.

Ia menambahkan selain hal itu juga kondisi akses jalan menuju lokasi wisata sudah sangat rusak dan banyak lubang. Bahkan Sugiono menyebut sudah banyak informasi kecelakaan ketika menuju dan pulang dari Ngebel, selama liburan lebaran.

Sebagai informasi, dalam 10 hari libur Hari Raya Idul Fitri 1443H, Kawasan Wisata Telaga Ngebel telah dikunjungi sebanyak 28.600 wisatawan. Sementara tempat wisata yang lain seperti Bukit Soeharto, Sendang Bulus dan Air Panas Tirta Husada mendapatkan kenaikan kunjungan hingga 50%.

Share This: