Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Pecel Hajah Lulut, Manjakan Penggemar Pecel

Pecel Hajah Lulut, Manjakan Penggemar Pecel

Pandemi Covid19 belum berakhir, namun dalam perkembangannya, aktivitas masyarakat sudah mulai dilonggarkan, namun tetap harus selalu patuh terhadap protokol kesehatan yang ketat yaitu Menggunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang sangat mengidam-idamkan kuliner yang menjadi favorit kita semua. Salah satunya pecel khas Ponorogo. Pecel di wilayah Bumi Reyog sendiri memiliki sambal kacang yang lebih gurih dan pedas.

Bagi pemburu pecel, tentunya tidak asing dengan nasi pecel Hajah Lulut yang terletak di selatan aloon-aloon Ponorogo. Pecel Hajah Lulut sering dikunjungi penikmat pecel dari dalam dan luar Ponorogo.

Selain memiliki rasa pecel yang khas, harga pecel Hajah Lulut juga relatif terjangkau. Tidak membuat kocek kita habis banyak. Seporsi pecel dijual dengan harga 7000 rupiah dan gorengan serta pelengkap atau lauk pecel yang dimulai dengan harga seribuan.

“Sering kesini Mas. Kan biasa bukanya malam hari. Nah saya kan sering lapar di malam hari jadi ya berlangganan disini,” kata Muklas saat ditemui, jurnalis Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbubparpora).

Muklas warga Ponorogo itu mengungkap berlangganan pecel Hajah Lulut karena pecelnya memiliki rasa yang khas. Disamping itu, menu lauk pecel yang disediakan juga lengkap.

“Lengkap sih, ada peyek ikan. Ada sundukan, gorengan tahu, tempe dan lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Abdul warga Wonogiri menambahkan pecel-pecel di wilayah Ponorogo memang lain daripada yang lain. Tidak kalah dibandingkan dengan pecel daerah lain.

“Utamanya pada sambel kacangnya. Ini beda dan lebih enak dilidah,” pungkasnya.

Share This: