Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Seleksi Capaska, Sudah Lama Ditunggu Peserta

Seleksi Capaska, Sudah Lama Ditunggu Peserta

Dalam rangka menyiapkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Merah Putih, pada upacara kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang akan dilangsungkan pada 17 Agustus 2021 mendatang, Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) bersama tim Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Ponorogo dan TNI/POLRI melaksanakan seleksi tahap kedua di Gelanggang Remaja Singodimedjo, Jl. Pramuka, Selasa (30/03/2021).

Pada seleksi kali ini, pihak panitia seleksi akan memilih puluhan putra dan putri Ponorogo untuk mengibarkan bendera pusaka Merah Putih di Kabupaten Ponorogo dan 2 perwakilan akan dikirim ke Provinsi Jawa Timur. Selain itu, seleksi Capaska rupanya sudah ditunggu-tunggu para peserta karena di tahun lalu sempat tidak diadakan karena adanya pandemi Covid19.

Rudi Hantoro, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Disbudparpora mengatakan, dalam rangka menyiapkan pasukan pengibar bendera pusaka pada upacara kemerdekaan, pihaknya bersama TNI/Polri dan PPI melibatkan seluruh siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Ponorogo untuk diseleksi menjadi Capaska. Sebelum diseleksi di GOR Singodimedjo, capaska sudah terlebih dahulu diseleksi di sekolah masing-masing.

“Itu kita akan mengambil 72 Siswa terbaik,” katanya.

Ia mengungkap dari ke 72 Siswa dan Siswi yang lolos ini nantinya akan dikirimkan 2 siswa ke tingkat Provinsi untuk mengikuti seleksi Capaska di Provinsi. Selanjutnya, jika beruntung di tingkat Provinsi bisa juga mengikuti tingkat Nasional.

“Di tingkat Provinsi itu nantikan mengambil Kabupaten/Kota, nah Nasional mengambil di tingkat Provinsi”, jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya, pihak Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga memohon dukungan dan doa warga bumi Reyog agar seleksi berjalan lancar kemudian bisa beruntung ditingkat provinsi maupun tingkat Nasional.

“Kepada masyarakat Ponorogo, mohon doanya Pemuda kita sedang berjuang,” tegasnya.

Sementara itu, Satria Putra Anggara, Ketua PPI Ponorogo menjelaskan, di seleksi tahap kedua ini ada dua seleksi yakni jasmani dan parade. Selanjutnya yang lolos dua seleksi tersebut akan diambil 82 Putra dan 62 Putri terbaik.

“Untuk proses seleksi masih sama, ketat prokes. Kita di bantu PMI dan DKP,” terangnya.

Disisi lain, dengan adanya seleksi Capaska disambut antusias dan gembira oleh para peserta. Karena sebelumnya sempat menunggu selama satu tahun akibat masa pandemi Covid19.

“Ya gimana ya Mas, saya kan kelas 11 dan sebenarnya sudah saya tunggu dari 2020 kemarin. Alhamdulillah senang bisa lolos sampe ke tahap kedua ini,” ungkap Ulfi Halafi (17) pelajar SMA 1 Ponorogo dengan nomor peserta 001.

Ulfi menambahkan, dirinya memang sangat menginginkan mengibarkan bendera pusaka di Kabupaten Ponorogo. Dengan begitu baginya menjadi sebuah kebanggaan.

“Alhamdulillah banget, semoga bisa lolos,” pungkasnya.

Share This: