Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Pemkab Pamerkan Potensi Wisata Ponorogo Pada Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Provinsi Jawa Timur

Pemkab Pamerkan Potensi Wisata Ponorogo Pada Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Provinsi Jawa Timur

Kepala Dinas Pariwisata, Lilik Slamet Raharjo, saat mendampingi Bupati Ipong dan Gubernur Soekarwo di stand pameran Pemkab Ponorogo yang bertema desa wisata.

Ponorogo – Alun-alun Ponorogo ramai tak seperti biasanya pada Senin (12/11) pagi. Tenda besar dan ratusan ASN dari sejumlah kabupaten/kota se-Jawa Timur memenuhi kawasan Alun-alun Ponorogo dalam rangka puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Provinsi Jawa Timur tahun 2018.

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, beserta istri yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Nina Soekarwo. Selain itu, sejumlah pejabat pemerintahan Pemprov Jatim serta beberapa utusan tim penggerak PKK kabupaten/kota se-Jatim juga hadir di kota reyog. Dalam sambutannya, Gubernur Soekarwo mengatakan bahwa peringatan khusus untuk gotong royong tersebut diperlukan karena gotong royong merupakan nilai dasar kehidupan bangsa Indonesia.

“Siapa yang harus memulai itu? Pemimpin. Jangan menyerahkan kepada masyarakat, tapi pemimpin lah yang harus ada di tengah-tengah menggerakkan masyarakat di dalam memelihara kultur gotong royong tersebut”, tegas Soekarwo.

Gubernur Soekarwo didampingi Bupati Ipong usai menyerahkan berbagai penghargaan kepada sejumlah pemerintah desa berprestasi di Jawa Timur. Desa Karangpatihan dan Desa Gupolo menjadi dua desa di Kabupaten Ponorogo yang turut menerima penghargaan.

Tak hanya sebagai acara puncak yang bersifat seremonial, BBGRM kali ini juga menjadi ajang anugerah yang memberikan sejumlah penghargaan kepada beberapa tim penggerak PKK berprestasi, dan desa-desa yang berhasil melakukan inovasi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Ponorogo menerima penghargaan sebagai juara favorit lomba video kreatif usaha ekonomi pedesaan. Sementara itu Desa Gupolo, Kecamatan Babadan, Ponorogo juga menerima penghargaan sebagai juara Harapan I lomba badan usaha milik desa (Bumdes).

 

Partisipasi Dinas Pariwisata Pamerkan Potensi Wisata Ponorogo

Dalam puncak peringatan BBGRM dan HKG PKK ini, juga digelar pameran yang diikuti puluhan stand baik dari sejumlah dinas di lingkungan provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Ponorogo dan beberapa lembaga pemerintahan lainnya. Stand-stand tersebut memamerkan berbagai potensi yang dimiliki serta bernilai ekonomi.

Pemilik batik lukis Sigun bersama produk batiknya yang asli Somoroto, Ponorogo, di stand pamerannya mewakili Disperindag Jatim.

Para Kakang dan Senduk Ponorogo bersama ibu-ibu kelompok pemain musik lesung dari Desa Glinggang, berfoto di depan stand pameran Pemkab Ponorogo.

Dinas Pariwisata Ponorogo, bersama dengan Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Pertanian dan Perikanan, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo juga memamerkan sejumlah potensi daerah dalam satu stand pameran. Terletak di posisi strategis karena dekat dengan pintu masuk pengunjung, stand pameran bersama Pemkab Ponorogo tersebut tampak menonjol karena keunikan tampilannya yang mengusung tema desa wisata.

Kepala Dinas Pariwisata, Lilik Slamet Raharjo, berharap dengan adanya kegiatan pameran BBGRM tersebut masyarakat secara umum baik dari dalam maupun luar Ponorogo dapat memanfaatkan event itu dengan datang dan berkunjung, khususnya ke stand Pemkab Ponorogo.

Produk kopi lokal Ponorogo menjadi salahsatu produk yang ditonjolkan mengangkat potensi Ponorogo.

“Dengan berkunjung ke stand ini (Pemkab Ponorogo), masyarakat dapat lebih mengenal berbagai potensi, utamanya potensi wisata yang dimiliki Ponorogo. Produk-produk yang dipamerkan disini merupakan produk asli Ponorogo yang boleh dibeli oleh para pengunjung”, pungkas Kadispar.

Pameran peringatan puncak BBGRM dan HKG PKK digelar 12 hingga 14 November 2018, dibuka mulai pukul 9 pagi hingga 9 malam, dan gratis. – NM

Share This: