Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Pencanangan Jaranan Thek, Harus Lebih Disiplin Protokol Kesehatan

Pencanangan Jaranan Thek, Harus Lebih Disiplin Protokol Kesehatan

Ponorogo – Selain memiliki kesenian Reyog yang melegenda, Ponorogo juga memiliki kesenian lain yang tak kalah menarik yaitu Jaranan Thek. Kelompok seni ini tergabung dalam Ikatan Seni Jaranan Thek Ponorogo (ISJTP). Seniman jaranan thek yang telah lama tidak tampil selama pandemi Covid-19 ini, pada hari Minggu (2/8/2020) pertunjukan jaranan thek kembali dicanangkan oleh bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni dengan menerapkan protokol kesehatan tang ketat.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni mengatakan pencanangan ini sebagai contoh penerapan pertunjukan seni budaya yang diatur oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga yang tertuang dalam SK Bupati Nomor 188.45/1168/405.09/2020 tentang protokol kesehatan pada kegiatan penyelenggaraan event dalam pencegahan Covid-19 seperti diwajibkan menggunakan masker, face shield, dan panitia pun diwajibkan menyediakan tempat cuci tangan, jaga jarak dan pengecekan suhu tubuh.

“Tiap pertunjukan harus ada satgas pertunjukannya, karena untuk mengawasi protokol kesehatan di pertunjukan tersebut”, ungkap Bupati Ipong.

Komposisi pemain jaranan thek juga diatur dengan maksimal 30 orang termasuk pemain jaranan, pemusik dan pengrawit. Semua pemain pun juga harus menggunakan sarung tangan dengan peralatan yang tidak boleh digunakan secara bergantian dan jaga jarak antar pemain 1 sampai 1,5 meter.

“Saya ucapkan selamat kepada seniman, penonton kesenian jaran thek mulai 2 minggu yang lalu sudah bisa dimulai kembali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan adaptasi kebiasaan baru”, ujarnya.

Dengan dicanangkannya jaranan thek ini semoga menjadi salah satu tempat kreatifitas seniman – seniman yang selama ini menggeluti kesenian ini.

Bupati Ipong dalam kesempatan itu juga menjelaskan pengalaman reyogan tanggal 11 Juli kemarin memang diperlukan kerja keras agar penonton tetap menjaga jarak meskipun agak sulit, namun yang namanya memakai masker itu wajib.

“Pesan saya, tolong, tolong patuhi disiplin protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak aman kepada penonton maupun pemain”, pesannya.

Share This: