Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Wisata Biting Mendapat Kunjungan 2000 Wisatawan Di Akhir Pekan

Wisata Biting Mendapat Kunjungan 2000 Wisatawan Di Akhir Pekan

Ponorogo – Rest area penuh pesona wisata yang dikemas dengan nama Sumorobangun Flowers (SBF), Desa Biting, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, sajikan wisata buatan yang sangat menawan dan mengobati lelah perjalanan. Bagaimana tidak, SBF menawarkan kemewahan dengan kearifan lokal ala desa Biting, dengan gazebo, patung-patung binatang (singa, kuda, tokoh wayang dan lainnya) dan pemandangan taman buatan serta sebuah jembatan penghubung yang viral dengan jembatan pelangi serta pusat jualan baik kuliner maupun oleh-oleh khas Bumi Reyog. Di area ini, para awak media partner diisi materi fotografi traveling oleh Damar Sasongko dari Beku Institute dan langsung diajak explore Desa Biting.

Masih dalam rangkaian pelatihan pengembangan sumber daya manusia (SDM) media partner dengan tema “Traveling Pariwisata Setelah Pandemi”, pelatihan asyik, berjalan meriah dengan antusias para peserta famtrip dan pihak pemdes (Pemerintah Desa) Biting, Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), moro seneng Biting dan Bumdes Mitra Wahana Sejahtera serta media kimbiting.com (media informasi resmi desa).

Bambang Warsito, Kepala Desa Biting, mengatakan mengembangan pariwisata memanglah bukan hal yang mudah. Apalagi ketika sedang mengembangkan di hantam pandemi Covid19.

“Meski di akhir jabatan, karena ini yang ketiga. Kami coba kembangkan dan terus bangkit, 1500-2000 (pengunjung) di hari Minggu, meski sempat tertatih karena pandemi” katanya.

Bambang mengungkap, selain SBF, pihak desa tengah mengembangkan beberapa potensi wisata, seperti Bukit Soeharto, wisata desa, wisata edukasi dan pulau-pulau di sekitar sungai yang mengalir di desanya serta pasar wisata Biting. Dari semua itu, oleh Kepala Desa Biting yang bersahaja itu, dimaksudkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakatnya.

“Wisata religi ada Setono Pangunan. Napak tilas babat Ponorogo,” paparnya

Karena kegigihan Bambang, Farida Nuraini Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran dan Ekonomi Kreatif mengucapkan terimakasih kepada pihak desa Biting dan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Desa Biting meski diujung pengabdian dan pandemi namun bisa mengembangkan pariwisata di ujung kulon Ponorogo.

“Berani menginvestasikan jiwa, raga dan uangnya untuk dunia Pariwisata. Kita sangat apresiasi, tidak banyak orang seperti Pak Bambang,” sanjungnya.

Sementara itu, Damar Sasongko dari Beku Institute menyuguhkan materi yang berkelas bagi pihak desa Biting maupun media partner. Kali ini Damar kupas tuntas sudut pandang mengenai foto dan video.

“Ponorogo memiliki lokasi yang berbeda, tentu mempengaruhi sudut pandang foto, seperti waktunya pagi, siang atau malam,” paparnya.

Damar melanjutkan, mengoptimalkan foto dan video tujuannya bisa dinikmati oleh banyak orang, baik yang ahli maupun umum atau orang awam foto. Kemudian ujung tombak hal tersebut adalah pelaku media sosial.

“Wisata perlu disupport oleh temen-temen media. Maka temen-temen memiliki pahala yang banyak, apalagi di era media sosial,” pungkasnya.

Sebagai informasi, setelah gelaran materi para peserta pelatihan dan pemateri disuguhkan tarian Bujang Ganong, Kelono Sewandono dan Jathil dari adik-adik usia sekolah dasar dan Sekolah Menengah Pertama dari sanggar Tresno Budoyo asli desa Biting.

Share This:

One Response

  1. Abuzoelfa berkata:

    Mantab 👍👍

Comments are closed.