Jl. Pramuka No. 19A
(0352) 486012

Halaman Masjid Tegalsari Telah Siap 100 Persen, Jama’ah Leluasa Jaga Jarak

Halaman Masjid Tegalsari Telah Siap 100 Persen, Jama’ah Leluasa Jaga Jarak

Masjid Tegalsari, Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupeten Ponorogo pada bulan suci Ramadhan selalu menjadi jujugan bagi umat Islam. Hal itu disebabkan karena masjid yang didirikan tokoh penyebar Islam, yang masyur sebagai Wali Allah, Almagfurlah Kiai Ageng Hasan Besari, memiliki beberapa keutamaan.

Di masa pandemi Covid19 yang masih berlangsung, tentu pembatasan jumlah jama’ah baik yang berziarah ke makam Kiai Ageng Muhammad Besari, tokoh Aulia Tegalsari dan masjid Tegalsari dilakukan. Namun, jangan kuatir, karena kini halaman masjid Tegalsari sudah mencapai 100 persen dilakukan pemugaran. Sehingga dihalaman masjid jama’ah bisa menggunakannya untuk beribadah ketika masjid sudah penuh.

Kunto Purnomo, Ketua Yayasan Kiai Ageng Muhammad Besari mengatakan halaman masjid sudah di tekel batu alam granit. Biaya yang dikeluarkan untuk penekelan, mencapai 340 juta rupiah.

“Ini uang full untuk pembangunan dari sumbangan dan dari jama’ah,” katanya saat ditemui jurnalis Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Kamis (22/04/2021).

Apang, sapaan akrabnya, mengungkap pembangunan tersebut menyesuaikan dengan program yang ada di yayasan maupun ta’mir masjid yang setiap tahunnya mengadakan pembangunan. Sebagai upaya meningkatkan wisata religi yang ada di Tegalsari dan memenuhi kebutuhan ibadah jama’ah.

“Insya Allah ini satu-satunya halaman masjid yang ada di karesidenan Madiun yang memiliki halaman dari batu alam. Jadi saya punya gambaran nanti bakalan sama dengan masjid Demak maupun masjid di Madinah,” paparnya.

Sementara itu, Eko, salah satu jama’ah menambahkan dengan adanya halaman yang sudah jadi dan selalu bersih ini, jama’ah akan lebih leluasa beribadah dan jaga jarak bisa terpenuhi.

“Utamanya pas sholat tarawih dan biasanya 10 hari terakhir puasa banyak sekali jama’ah yang Qiamul Lail mengharap bertemu Lailatul Qadar,” pungkasnya.

Share This: